Saturday, February 7, 2015

Karya Ilmiah - Budidaya Tanaman Anggrek

LAPORAN FIELD TRIP
“BUDIDAYA TANAMAN ANGGREK HIBRIDA”

 



















Penyusun:
PRISMA DEWI ANINDA PUTRI
X MIA I

Madrasah Aliyah Negeri
Insan Cendekia Jambi
Tahun Pelajaran 2014 / 2015


KATA PENGANTAR


Description: BISMH8.JPG


Alhamdulillah, kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah swt Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Berkat rahmat, hidayah, dan inayah Allah swt, kami dapat menyelesikan karya ilmiah “Budidaya Tanaman Anggrek” ini sebagaimana tugas yang telah diberikan.

Karya ilmiah ini disusun berdasarkan field trip di Taman Anggrek Jambi dan sumber-sumber terpercaya (Internet) dengan memperhatikan topik yang dibahas.
Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menyajikan karya ilmiah ini agar benar-benar bermanfaat, mudah di pahami serta bisa menambah atau memperbaiki nilai kami.

Meskipun demikian kami menyadari bahwa karya ilmiah ini masih jauh dari kata sempurna. Untuk itu saran dan kritik dari semua pihak khususnya dari Ibu Guru sangat kami perlukan guna penyempurnaan selanjutnya. . Semoga kita senantiasa mendapat bimbingan dan ridho dari Allah SWT. Amin.
  Akhir kata
Description: Assalam-2.TIF






Description: Assalam1.jpgJambi, 12 Januari 2015


 Penulis     
DAFTAR ISI

Kata Pengantar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2
Abstrak . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  3
Bab I Pendahuluan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  5
1.1.            Latar Belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .   5
1.2.            Rumusan Masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .    5
1.3.            Tujuan Penulisan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .    5
1.4.            Manfaat Penulisan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .   
Bab II Tinjauan Pustaka . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  6
            2.1.      Tinjauan Pustaka . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .    6
            2.2.      Kajian dan Hasil Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .     6
            2.3.      Rumusan Hipotesis . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .    7
Bab III Metode Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .   8
            3.1.      Instrumen Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .      8
            3.2.      Prosedur Pelaksanaan Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .       8
            3.3.      Rencana Analisis Data . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .    8
            3.4.      Pelaksanaan Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .      8
Bab IV Data dan Pembahasan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .    9
            4.1.      Deskripsi Data dan Interpretasi Data . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .       9
            4.2.      Interpretasi Data . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .     9
            4.3.      Uji Hipotesis . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .     9
            4.4.      Pembahasan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .     9
Bab V Penutup . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .    12
            5.1.      Kesimpulan .  . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .    12
            5.2.      Saran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .    12
            5.3.      penutup . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .     12
Daftar Pustaka . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .     12


ABSTRAK

Putri, Prisma Dewi Aninda. Budidaya Tanaman Anggrek Hibrida. Karya Ilmiah Progam studi MIA Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Jambi.
Pembimbing    : Aty Mulyani, M.Pd.
Kata kunci       : Cara budidaya, hama, nilai ekonomis

            Tujuan penulis mengerjakan Karya Ilmiah ini adalah untuk memenuhi tugas biologi dari field trip yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 07 Januari 2015. Dan untuk menambah pengetahuan tentang bagaimana berbudidya tanaman anggrek yang baik. Adapun ruang lingkup Karya Ilmiah ini menitik beratkan pada masalah bagaimana cara memanam, merawat dan mengatasi hama penyakit yang menyerang anggrek tersebut. Dengan metode field trip dan mencari dari beberapa sumber seperti internet dan buku yang mendukung Karya Ilmiah ini. Adapun kesimpulan yang di dapat dari field trip dan pencarian sumber dari internet tersebut, ternyat anggrek itu memerlukan perhatian lebih dibanding dengan bunga-bunga yang lain. Anggrek hibrida lebih sensitif, yaitu terhadap cahaya matahari dan air yang berlebihan.


  



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Salah satu bagian dari makhluk hidup adalah tumbuhan. Tumbuhan atau tanaman itu banyak jenisnya. Ada yang sebagai tanaman hias, tanaman jenis obat dll. Dan yang akan penulis bahas di karya ilmiah ini adalah tanaman jenis penghias yaitu tanaman anggrek. Tanaman anggrek tergolong tanaman epifit (tumbuhan yang menempel pada tumbuhan lain tapi tidak merugikan). Sekarang tanaman anggrek banyak di cari oleh orang-orang untuk di jadikan tanaman hias dan jika di jual harganya cukup tinggi. Akan tetapi di era yang dewasa ini sering di temukan hama dan penyakit yang menyerang anggrek sehingga merusak keindahannya. Serta banyak Hobbies anggrek banyak yang merasa kesulitan merawat tanaman anggrek tersebut. Hal ini penulis termotivasi untuk membuat karya ilmiah yang berjudul “Budidaya Tanaman Anggrek”. Tujuan penulis membuat Karya Ilmiah tersebut agar dapat membantu pembaca saat berbudidaya tanaman anggrek.

1.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan penulis, timbullah suatu rumusan masalah. Adapun rumusan masalahnya adalah sebagai berikut:
Bagaimana cara budidaya tanaman anggrek hibrida?
1.      Bagaimana cara pembibitan tanaman anggrek ?
2.      Bagaimana cara pengelolaan media tanamnya?
3.      Bagaimana cara menanamnya?
4.      Bagaimana cara pemeliharaannya?
5.      Apakah ada kendala dalam budidaya tanaman anggrek?
6.      Bagaiman cara penyerbukan tanaman anggrek?
7.      Bagaimana ciri dan umur bunga anggrek?
8.      Berapa nilai jual tanaman anggrek?

1.3  Tujuan Penulisan
Dari rumusan masalah tadi, ada beberapa tujuan yang dilakukan peneliti untuk melakukan penelitian tersebut. Adapun tujuannya sebagai berikut:
1.      Menjelaskan cara budidaya tanaman anggrek
2.      Menguraikan  anggrek terhindar dari hama penyakit
3.      Membantu konsumen untuk mengatur biaya saat membeli tanaman anggrek.

1.4  Manfaat Penulisan
1.      Mengetahui cara-cara budidaya dan membasmi hama pada anggrek.
2.      Mengetahui nilai ekonomis tanaman anggrek
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Kajian Teori
Tanaman anggrek adalah tanaman hias yang banyak penggemarnya, tanaman ini sangat beragam baik warna, bentuk, ukuran dan motifnya tergantung dari jenisnya. Kondisi iklim sangat memungkinkan untuk indonesia bagian tertentu. Hal ini terbukti banyaknya jenis anggrek yang ada di Indonesia ini.

Dalam penulisan ini penulis lebih banyak membahas anggrek hibrida, karena penulis melakukan “field trip” di taman anggrek jenis anggrek hibrida. anggrek hibrida adalah anggrek yang medianya bukan tanah.

Berdasarkan tipe pertumbuhannya anggrek di bagi menjadi 2 kelompok:
1.      Monopodial
è Anggrek ini memiliki satu batang dan satu titik tumbuh. Bunganya tumbuh dari ujung batang.
2.      Simpodial
è Anggrek ini memiliki lebih dari satu ttik tumbuh. Tunas baru muncul dari sekitar batang utama. Bunga bisa muncul di pucuk atau sisi batang.
Anggrek hibrida yang ada di Taman Anggrek Jambi ada dua jenis, yaitu dendrobium dan katlea. Sedangkan anggrek tanah ada tujuh jenis, antara lain:
1.      Anggrek doglar à ungu
2.      Kalajengking kuning / Megiol à kuning
3.      Kalajengking merah / Avantera jametong à merah
4.      Apel blosam
5.      Berta braga
6.      Kristin
7.      Emastori

2.2    Kajian dan Hasil Penelitian
Cahaya dan media tanam tanaman anggrek sangat berpengaruh bagi anggrek hibrida tersendiri. Adapun berbedaanya sebagai berikut:

No.
Bahan penulisan
Anggrek hibrida
Anggrek tanah
1
Cahaya
è anggrek anakan  hanya membutuhkan cahaya sekitar 30 %. Jadi menggunakan shading net ukuran 70%
è anggrek remaja, cahaya yang dibutuhkan sekitar 40%-50%
è anggrek dewasa, cahaya yang dibutuhakan sekitar 60%-70%
è membutuhkan cahaya 100%
2
Media
è anakan : botol (kultur jaringan)
è remaja : pot kecil
è dewasa pot agak besar

è pakis, serabut kelapa, arang, pecahan genting
è serbuk kayu yang langsung menempel pada tanah.
è Tanah saja



2.3    Rumusan Hipotesis
Air  dan cahaya matahari sangat berpengaruh dalam pertumbuhan tanaman anggrek hibrida. Anggrek hibrida tidak boleh terkena cahaya secara langsung dan terlalu banyak. Dan anggrek hibrida juga tidak boleh terlalu banyak air serta kekurangan air.



BAB III
METODE PENELITIAN (field trip)
3.1  Instrumen Penelitian
Alat dan bahan:
1.      Alat tulis menulis
2.      Tanaman anggrek
3.      Semprotan
4.      Dll.

3.2  Prosedur Pelaksanaan Penelitian
1.      Siapkan alat dan bahan
2.      Catat segala informasi yang di dapat dari nara sumber

3.3  Rencana Analisis Data
1.      Mengumpulkan data
2.      Membandingkan anggrek anggrek hibrida
3.      Membuat kesimpulan
4.      Mencari literatur yang cocok dalam field trip ini
5.      Mencatat hasilnya di buku/ kertas

3.4  Jadwal Penelitian
è Menentukan waktu, hari, tanggal, yang cocok buat penelitian.
(misal: fied trip ini dilakukan pada Rabu, 07 Januari 2015)




BAB IV
DATA DAN PEMBAHASAN
4.1  Deskripsi Data
Tanaman anggrek hibrida merupakan anggrek yang sangat rentan terkena sinar matahari. Dan dia harus berada pada rumah lindung yang telah di atur intensitas cahayanya. Dan alat untuk mengatur intensitas cahaya adalah Shading net.

4.2  Interpretasi Data
è Pembibitan anggrek hibrida berasal dari proses kultur jaringan dan tunas-tunas yang muncul dari batang anggrek itu sendiri.
è Media tanam anggrek hibrida adalah serabut kelapa, pecahan genting, arang dan pakis.
è Cara menanamnya dari botol-> pot kecil-> pot besar
è Pemeliharaannya yaitu dengan rajin-rajin membersihkan gulma yang ada di pot dan jika ada hama segera di basmi. Setiap hari harus disiram jika tidak hujan. Dll.
è Kendala budidaya tanaman anggrek di Taman Anggrek  di Jambi
a.      Hama­­­
b.      Cuaca yang berubah-ubah
è Penyerbukan anggrek hibrida dengan bantuan manusia.
è Ciri tanaman anggrek hibrida jika sudah tua berbeda.
è Nilai jualnya pun yang besar dengan yang kecil berbeda.

4.3  Uji Hipotesis
Jika tanaman anggrek terkena hujan sepanjang hari tanpa ada cahaya matahari, daun tanaman anggrek hibrida akan berwarna kuning dan menyebabkan mudah layu dan mengakibatkan tanaman anggrek tersebut mati. Hujan yang berlarut juga akan membuat akar anggrek menjadi busuk dan menyebabkan kematian juga.

4.4  Pembahasan
Berikut ini adalah pembahasan dari “rumusan masalah” di atas.
1.    Pembibitan anggrek hibrida
Pembibitan anggrek hibrida ada 2 jenis:
a.      Kultur jaringan
è Biji yang ada pada bunga anggrek jika sudah tua di ambil dan di taruh dalam botol. Bibit anggrek tersebut berada dalam botol selama kurang lebih 3 bulan. Kemudian bibit siap untuk dipindah ke pot.
b.      Keki
è Keki adalah sebutan tunas baru yang muncul dalam batang anggrek. Jadi, anggrek yang sudah tua dan merasa tidak dapat berbunga lagi, batangnya akan muncul tunas. Tunas tersebut akan dipotong untuk di jadikan bibit tingginya harus sekitar satu jengkal tangan.

2.    Media Tanam
Di Taman Anggrek Jambi tanaman anggrek hibrida banyak menggunakan arang dan pakis. Dan tidak menggunakan pecahan genting atau serabut kelapa.
è Alasan tidak menggunakan serabut kelapa karena, tanaman anggrek mempunyai akar serabut yang cepat busuk. Sehingga di khawatirkan anggrek akan cepat mati.
è Alasan tidak menggunakan pecahan genting kerena jdi Jambi jarang yang menggunakan genting dari tanah liat. Sehingga sulit mencari pecahan genting tersebut.
3.    Cara Menanam Anggrek Hibrida
Cukup mudah, yaitu dengan menyiapkan alat dan bahan dalam penanaman.
Pertama, masukkan arang atau yang sejensnya ke dalam pot, kemudian masukkan bibit dalam pot, lalu tutup arang atau dll menggunakan pupuk dan terakhir siramlah tanaman anggrek tersebut.

4.    Pemeliharaan Tanaman Anggrek
è Anggrek hibrida setiap hari disiram 2X sehari (pagi dan sore), tetapi jika hujan cukup lebat anggrek tidak membutuhkan penyiraman.
è Mencabuti gulma yang ada di dalam pot.
è Membasmi hama yang mengganggu.
è Memberi pupuk 2X seminggu
Pupuk yang digunakan yaitu gandasil dan  sampai

5.    Kendala Budidaya Tanaman Anggrek Hibrida
a.      Hama
Ada beberapa macam hama, dan cara menanggulanginya
1.      Mite
è Menyebakan daun berwarna hitam.
è Obat : harat (berbentuk cair dengan cara disemprotkan)
2.      Kumbang gajah / kutu beras
è Memakan jaringan muda
è Obat: curatron
3.      Siput / molusca
è Memakan daun-daun tanaman
è Obat: siputok / mollusida
ü  Dosis obat :
Untuk obat cair 2 ml disemprotkan dari ujung daun sampai ke akar.

b.      Cuaca yang berubah-ubah
Keadaan cuaca di daerah Jambi memang kurang stabil. Kadang setiap hari bisa hujan dan kadang kalau panas, panasnya memang sangat terik sekali. Sedangkan anggrek sangat sensitif terhadap kedua hal tersebut.

6.      Penyerbukan Anggrek Hibrida (bantuan manusia)
è Misalkan ada 2 anggrek hibrida A dan B. Keduanya sama-sama mekar. Jadi serbuk sari yang ada di kepala A dimasukkan ke kepala putik B. Atau sebaliknya. Dengan sendirinya penyerbukan tersebut akan mengahsilakn biji.

7.      Ciri dan Umur Bunga Anggrek
Anggrek berbunga saat usia kurang lebih 1 tahun dan anggrek mulai rontok daunnya sekitar 2 tahun ke atas. Yaitu di tandai dengan mulai rontok daun-daunnya tanpa menghasilkan daun baru.

8.      Nilai Jual Anggrek Hibrida
Mungkin jenis anggrek yang ada di Indonesia masih tergolong anggrek biasa. Di Taman Anggrek Jambi sebenarnya bukan bertujuan melakukan jual beli dengan konsumen, melainkan mereka hanya menjual jika pengunjug tertarik dengan bunga yang ada di dalamnya.
è Anakan individu anggrek (3 bulan) harganya sekitar Rp. 10.000,-
è Anggrek remaja harganya sekitar Rp 40.000,-
è Anggrek jenis dendrobium yang tingginya sekitar 30-40 cm dapat di jual dengan harga Rp 60.000,- sampai Rp 65.000,-
è Anggrek jenis panda dlogar yang memanjang ke atas bisa mencapai harga Rp.250.000,-

# Namun ada beberapa jenis anggrek yang berbunganya membutuhkan waktu 4-5 tahun dan harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

    





BAB V
PENUTUP
5.1  Kesimpulan
Tanaman anggrek merupakan tanaman banyak penggemarnya dan berbagai macam jenis. Budidaya tanaman anggrek ternyata tak semudah yang penulis bayangkan. Ada banyak macam cara dalam berbudidaya. Dalam berbudidaya anggrek hibrida yang paling di perhatikan adalah intensitas cahaya dan kadar air. Oleh karena itu petani anggrek ataupun hobbies harus berhati akan keadaan seperti itu.

5.2  Saran
Agar anggrek tetap sehat dan terhindar dari banyak penyakit, petani ataupun hobbies anggrek harus rajin-rajin memberi pupuk, menyirami dan memberantas hamanaya.

5.3  Penutup
Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah SWT akhirnya karya ilmiah “Budidaya Tanaman Anggrek”  ini telah selesai dibuat. Walaupun ada sedikit kendala dalam penyeselaiannya, dengan sisa waktu yang diberikan kami bisa menyelesaikan karya ilmiah ini sesuai prosedur yang diberikan. Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada ibu Aty Mulyani atas pambarian dispensasinya dalam waktu pengumpulan karya ilmiah ini.


DAFTAR PUSTAKA
Darmono, Dyah widiastoety.2005. Agar Anggrek Rajin Berbunga. Jakarta :
Penebar Swadaya
Darmono, Dyah widiastoety.2005. Permasalahan Aggrek Dan Solusinya. Jakarta :
Penebar Swadaya
www. Google com.2010. Budi Daya Tanaman Anggrek. Diakses tanggal 14 Agustu
http://padmaikha.blogspot.com/2010/08/makalah-sma-x-tanaman-anggrek.html


3 comments:

  1. Pengunaan kata bakumu masih kurang nak perbaiki ya

    ReplyDelete
  2. boleh minta kelebihan dan kelemahan dari karya ilmiah ini nggk?

    ReplyDelete
  3. Bantu doang dari karya ilmiah ini ap kelebihan dan kekurangannya

    ReplyDelete