Wednesday, November 13, 2013

Cara Pengarang Menggambarkan Karakter tokoh


Cara Pengarang Menggambarkan Karakter tokoh:
1.       Tanggapan tokoh lain
2.       Penggambran langsung
3.       Dialog sang tokoh
4.       Jaln pikiran / tindakan tokoh
5.       Gambaran lingkungan tokoh

Dikutip dari novel “Edensor” karya Andrea Hirata
1.       Tanggapan tokoh lain
“Ibumu, perempuan yang keras pendiriannya…
“Kau tahu, ikal? Tanggal 23 oktober waktu itu, pukul setengah dua belas malam, hujan lebat, sudah satu jam ibumu sakit perut, tapi tak sedikitpun ia mau mengejan.”

2.       Penggambaran langsung
“..taikong Hamim! Haji Marhaban hamim bin Muktamar Aminudin nama lengkapnya, sama sekali bukan guru ngaji yang kejam, bukan sama sekali bukan, tapi ia tak lain manusia terpilih penegar syiar islam, ulam penting penyelamat anak-anak Melayu dari rayuan Iblis..”

3.       Dialog sang tokoh
Taikong hamim:
“ Beri hukuman berat sekalian agar wadudh jera !”
“Bagaimana keputusanmu, Pak Cik?! Apa tindakanmu agar tabiat buruk wadudh tak berulang lagi?!”
“Bagaimana, Pak Cik?
Ayah Ikal:
”Baiklah, Taikong."
“Akan kuganti lagi namanya…”
4.       Jalan pikiran / tindakan tokoh
“...sering aku menyamar memakia mukena sepupuku, menyelinap dalam saf putri, membuata onar, bulan puasa, aku melubangi buku-buku bamboo dengan linggis, kuisi air dan karbit. Lalu kuarahkan kejendela masjid saat seisi kampong tarawih. Gas karbit yang mampat dalam lubang bamboo yang sempit berdentum laksana meriam saat-saat sumbunya ku sulut. Jama’ah kocar-kacir.”

Malamnya aku di dampat ibuku
“Lihat dirimu itu!” bentak ibu. “Inikah sang juru pendamai itu!?
Bikin malu!”

5.       Gambaran Lingkungan  tokoh
….Namun orang Melayu pedalaman seperti kami, nama amat penting, nama berurusan dengan agama dan di anggap sumber aura. Dan itu buktinya, asalnya Dienul islam : agama islam. Jika tabiat anak tak beres, pasti namanya yang pertama di selidik . Kebajikan purba itu di anut oleh ayahku.

4 comments:

  1. Mau tanya. Lebih bagus Tanggapan tokoh lain atau penggambaran langsung? Mana yang lebih sering dipakai penulis novel zaman sekarang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ke duanya pasti ada dalam novel, ke duanya juga sama-sama bagus. kalau lebih sering dipakai yang mana itu tergantung.

      Delete
    2. Terimakasih jawabannya saudari dewi

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete